Harga minyak naik tipis walau masih dihantui prospek penurunan permintaan

avatar
· Views 126
Harga minyak naik tipis walau masih dihantui prospek penurunan permintaan

Harga minyak berhasil naik tipis setelah empat hari melemah karena investor masih khawatir tentang prospek permintaan bahan bakar setelah penggunaan kereta api, udara dan transportasi lainnya tetap dibatasi di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di seluruh dunia.

Rabu (18/8) pukul 14.00 WIB, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak pengiriman Oktober 2021 naik 0,8% ke US$ 69,59 per barel. 

Serupa, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Oktober 2021 juga 0,8% menjadi US$ 67,09 per barel.

"Dalam jangka pendek, pasar minyak mungkin bergejolak dengan kecenderungan melemah karena harga minyak mentah mulai kesulitan karena permintaan di Eropa dan India menghadapi hambatan," kata Avtar Sandu, Senior Manager Commodities Phillip Futures di Singapura.

India, importir minyak mentah terbesar ketiga di dunia, memulai penjualan minyak ke penyuling yang dikelola negara dari Strategic Petroleum Reserve (SPR), menerapkan kebijakan baru untuk mengkomersialkan penyimpanan federal dengan menyewakan ruang.

Di sisi lain, dolar AS yang lebih kuat juga memukul harga komoditas secara keseluruhan, dan membuat harga logam mulia dan emas "sama rapuhnya" seperti minyak, jelas ANZ Research dalam sebuah catatan yang dikutip Reuters.

Minyak mentah biasanya dihargai dalam dolar AS, sehingga jika the greenback lebih kuat dapat membuat minyak menjadi lebih mahal bagi mata uang lainnya dan akhirnya memukul permintaan.

Di Amerika Serikat, lebih banyak pasokan diatur ke pasar jika perkiraan resmi terbukti benar.

Produksi minyak serpih AS diperkirakan akan meningkat menjadi 8,1 juta barel per hari (bph) pada September, tertinggi sejak April 2020, menurut laporan output pengeboran bulanan dari Energy Information Administration. 

Persediaan minyak mentah dan bensin AS turun pekan lalu, menurut dua sumber pasar, mengutip angka American Petroleum Institute pada hari Selasa, sementara stok sulingan naik.


Diunggah ulang dari kontan, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

Penafian: Pandangan yang dinyatakan adalah semata-mata dari pengarang dan tidak mewakili kedudukan rasmi Followme. Followme tidak bertanggungjawab ke atas ketepatan, kesempurnaan, atau kebolehpercayaan maklumat yang diberikan dan tidak bertanggungjawab untuk sebarang tindakan yang diambil berdasarkan kandungan, melainkan dinyatakan secara bertulis secara jelas.

Suka artikel ini? Tunjukkan penghargaan anda dengan menghantar tip kepada pengarang.
Balas 0
Tiada ulasan lagi. Jadilah yang pertama berkongsi pandangan anda.

  • tradingContest