
Nilai tukar rupiah diprediksi menguat pada hari ini yang cenderung digerakkan oleh sentimen dari luar negeri. Mengutip data Bloomberg, mata uang Garuda ditutup melemah tipis 5 poin atau 0,04% ke Rp14.242 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS naik 0,049 poin atau 0,05% ke 93,25 pada perdagangan Rabu.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menyebutkan dolar AS masih sempat melemah tipis sebelum kembali menguat, sehari setelah suasana risk-off yang didominasi oleh ketidakpastian pemecahan masalah Evergrande China.
"Untuk perdagangan hari ini, rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun berpeluang ditutup menguat di rentang Rp14.230 - Rp14.290 per dolar AS,” jelas dia dalam riset harian, dikutip Kamis (23/9/2021).
Sumber: Bisnis
Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli
Penafian: Pandangan yang dinyatakan adalah semata-mata dari pengarang dan tidak mewakili kedudukan rasmi Followme. Followme tidak bertanggungjawab ke atas ketepatan, kesempurnaan, atau kebolehpercayaan maklumat yang diberikan dan tidak bertanggungjawab untuk sebarang tindakan yang diambil berdasarkan kandungan, melainkan dinyatakan secara bertulis secara jelas.
