
Ada banyak market yang memperdagangkan komoditas kripto di dunia. Indonesia sendiri setidak ada belasan pasar atau broker yang teregulasi di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Lalu apa beda market kripto dalam negeri dan luar ?
"Jadi memang exchange itu gak cuma di Indonesia aja, karena aset kripto ini diperdagangkan secara global, banyak exchange di luar yang beroperasi saat ini," ujar trading influencer, Andy Senjaya, dalam program acara d'Mentor detikcom, Rabu (10/11/2021).
Andy menjelasakan kalau tading dengan pasar yang ada di Indonesia, trader atau investor bisa lebih aman dalam dagang. Lantaran exchange di Indonesia diawasi dan sudah terdaftar oleh pemerintah.
"Karena sudah diawasi oleh regulasi yang melegalkan di Indonesia sendiri dan pemerintah bisa langsung turun tangan. Kalau broker luar kita sepenuhnya enggak bisa komplain seenaknya. Jadi masing-masing ada plus minusnya tergantung kita sendiri, terkadang broker di luar punya fasilitas dari trading platform mereka yang oke juga," Lanjutnya.
Andy menerankan untuk di Indonesia ada belasan pasar kripto yang diawasi oleh pemerintah. Tujuan diawasi untuk menjamin keamanan investasi di pasar kripto sendiri.
"Beberapa exchange yang udah legal dan bisa kita gunakan untuk melakukan pembelian aset kripto yang lumayan terkenal pertama ada Indodax, kemudian ada Tokocrypto, ada juga Exchange Zipmex , Pintu, ada Luno. Jadi cukup banyak opsi kita untuk memilih exchange yang tepat untuk diri kita melakukan transaksi pembelian aset kripto," pungkasnya.
Sumber: Detik
Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli
Penafian: Pandangan yang dinyatakan adalah semata-mata dari pengarang dan tidak mewakili kedudukan rasmi Followme. Followme tidak bertanggungjawab ke atas ketepatan, kesempurnaan, atau kebolehpercayaan maklumat yang diberikan dan tidak bertanggungjawab untuk sebarang tindakan yang diambil berdasarkan kandungan, melainkan dinyatakan secara bertulis secara jelas.
