
Salah satu pendiri Google, Sergey Brin, secara resmi menjual sebagian saham Alphabet minggu lalu. Penjualan senilai USD 32,7 juta atau sekitar Rp 465,23 miliar (asumsi kurs Rp 14.227 per dolar AS) merupakan pelepasan pertama atas saham raksasa teknologi tersebut sejak 2017.
Menurut data Securities and Exchange Commission atau SEC, Brin menjual 13.889 saham Alphabet. Angka tersebut merupakan sebagian kecil dari saham yang dimiliki Sergey Brin, yakni lebih dari 38 juta.
Alphabet, merupakan perusahaan induk Google. Harga saham perusahaan meningkat signifikan selama pandemi COVID-19.
Seperti dilansir Forbes, Jumat (14/5/2021), Brin diketahui terakhir kali menjual sahamnya pada November 2017. Saat itu harga saham Alphabet berada di angka USD 1.035.
Saat ini, sahamnya bernilai hampir USD 2.341, mendekati level tertinggi sepanjang masa. Pada Senin lalu, Brin menjual 13.889 saham senilai USD 31,9 juta.
Dicetak ulang dari Liputan6, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
Penafian: Pandangan yang dinyatakan adalah semata-mata dari pengarang dan tidak mewakili kedudukan rasmi Followme. Followme tidak bertanggungjawab ke atas ketepatan, kesempurnaan, atau kebolehpercayaan maklumat yang diberikan dan tidak bertanggungjawab untuk sebarang tindakan yang diambil berdasarkan kandungan, melainkan dinyatakan secara bertulis secara jelas.
