Pound Sterling diperdagangkan bolak-balik karena investor menunggu pemicu baru.
Perekonomian Inggris kembali tumbuh setelah mengalami kontraksi pada paruh kedua tahun 2023.
Sentimen pasar tetap tenang menjelang data AS.
Pound Sterling (GBP) terjebak dalam kisaran ketat di sekitar 1,2800 pada sesi London hari Kamis karena investor mencari panduan baru mengenai langkah Bank of England (BoE) selanjutnya dalam hal suku bunga. Pasangan GBP/USD diperdagangkan sideways karena investor mencari petunjuk kapan BoE dan Federal Reserve (Fed) akan mulai menurunkan suku bunga.
Daya tarik jangka pendek dari Cable tidak pasti karena data inflasi Amerika Serikat yang keras kepala pada bulan Februari telah memperkuat kekhawatiran bahwa The Fed dapat menunda rencana penurunan suku bunga. Saat ini, pasar secara luas memperkirakan The Fed akan mengambil langkah ini pada bulan Juni.
Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) rebound ke 102,90 menjelang data Indeks Harga Produsen (PPI) dan Penjualan Ritel AS untuk bulan Februari, yang akan dipublikasikan pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB). Indikator-indikator ini dapat memberikan isyarat baru mengenai waktu penurunan suku bunga The Fed untuk tahun ini.
Penafian: Pandangan yang dinyatakan adalah semata-mata dari pengarang dan tidak mewakili kedudukan rasmi Followme. Followme tidak bertanggungjawab ke atas ketepatan, kesempurnaan, atau kebolehpercayaan maklumat yang diberikan dan tidak bertanggungjawab untuk sebarang tindakan yang diambil berdasarkan kandungan, melainkan dinyatakan secara bertulis secara jelas.
Suka artikel ini? Tunjukkan penghargaan anda dengan menghantar tip kepada pengarang.
Tiada komen lama, mula komen sekarang