Rilis data perumahan Jepang selama sesi Asia pada hari Selasa tampaknya memiliki pengaruh yang kecil terhadap JPY. Perumahan Baru turun lebih besar dari perkiraan minus 12,8% di bulan Maret dibandingkan perkiraan negatif 7,6% tetapi Pesanan Konstruksi naik 31,4% dari minus 11,0% di bulan sebelumnya. Perumahan Baru yang Disetahunkan sedikit melemah menjadi 0,76 juta.
Data pinjaman Inggris yang dirilis beberapa jam kemudian juga memiliki dampak langsung yang kecil terhadap GBP, namun GBP/JPY melayang lebih tinggi pada jam-jam berikutnya.
Ada kemungkinan bahwa data Inggris mencerminkan kondisi pinjaman yang cukup besar dan kondisi kredit yang longgar sehingga kecil kemungkinan Bank of England (BoE) akan terburu-buru menurunkan suku bunganya. Mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama akan menguntungkan Pound karena dapat menarik arus masuk modal.
Pinjaman Bersih untuk Perorangan Inggris pada bulan Maret keluar lebih tinggi dari perkiraan sebesar 1,8 miliar (GBP) ketika 1,7 miliar (GBP) diperkirakan. Angka bulan Februari juga direvisi naik dari 2,8 miliar (GBP) menjadi 3,0 miliar (GBP), menurut data dari BoE.
Data Kredit Konsumen Inggris yang dikeluarkan pada saat yang sama menunjukkan pembeli Inggris meminjam lebih banyak – sedikit lebih tinggi sebesar 1,577 miliar (GBP) di bulan Maret dibandingkan dengan bulan Februari sebesar 1,429 miliar (GBP).
Persetujuan Hipotek Inggris juga naik sedikit lebih tinggi dari perkiraan menjadi 61.325 ribu ketika perkiraan 61 ribu, dan Uang Beredar (M4) naik sebesar 0,7% di bulan Maret, lebih tinggi dari perkiraan 0,4% dan 0,6% bulan sebelumnya.
Penafian: Pandangan yang dinyatakan adalah semata-mata dari pengarang dan tidak mewakili kedudukan rasmi Followme. Followme tidak bertanggungjawab ke atas ketepatan, kesempurnaan, atau kebolehpercayaan maklumat yang diberikan dan tidak bertanggungjawab untuk sebarang tindakan yang diambil berdasarkan kandungan, melainkan dinyatakan secara bertulis secara jelas.
