PRAKIRAAN HARGA EMAS: XAU/USD BERGERAK NAIK DI ATAS $2.650 SEIRING PARA PEDAGANG BERSIAP UNTUK DATA PMI TIONGKOK

avatar
· Views 163


  • Harga emas melonjak ke $2.665 pada sesi Asia awal hari Senin.
  • Meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan pemangkasan suku bunga Fed mendukung harga Emas.
  • Investor menantikan PMI Tiongkok yang akan dirilis pada hari Senin.

Harga emas (XAU/USD) pulih mendekati $2.665 selama sesi Asia awal pada hari Senin. Risiko geopolitik dan ekspektasi yang lebih kuat akan pemangkasan suku bunga besar-besaran oleh Federal Reserve (Fed) pada bulan November mengangkat logam mulia tersebut.

Israel terus melancarkan serangan udara terhadap target-target Hizbullah di Lebanon, menewaskan lebih dari 100 orang dan melukai lebih dari 350 lainnya pada hari Minggu, menurut CNN. Pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah oleh Israel telah memicu ketegangan di Timur Tengah dan meningkatkan konflik di sepanjang perbatasan dengan Lebanon, yang mungkin meningkatkan arus masuk aset-aset aman, yang menguntungkan harga Emas.

Data yang dirilis oleh Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) pada hari Jumat menunjukkan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) naik sebesar 2,2% tahun-ke-tahun pada bulan Agustus, dibandingkan dengan 2,5% pada bulan Juli, lebih rendah dari ekspektasi sebesar 2,3%. Sementara itu, PCE inti melonjak 2,7% selama periode yang sama, sesuai dengan estimasi pasar. Secara bulanan, Indeks Harga PCE meningkat sebesar 0,1%, sesuai dengan prediksi analis.

Data PCE memberikan tanda terbaru bahwa tekanan harga mereda di AS dan memicu ekspektasi bahwa Fed akan memangkas suku bunga lebih lanjut tahun ini. Pemangkasan suku bunga oleh Fed AS kemungkinan akan meningkatkan daya tarik harga Emas yang tidak memberikan bunga.

Pedagang emas akan memantau Indeks Manajer Pembelian (PMI) Tiongkok untuk dorongan baru. PMI Manufaktur NBS diperkirakan membaik menjadi 49,5 pada bulan September dari 49,1, sementara PMI Jasa diperkirakan naik menjadi 50,4 pada bulan September dari 50,3 pada pembacaan sebelumnya. Data yang lebih lemah dari perkiraan mungkin membebani logam kuning sebagai importir emas terbesar Tiongkok.


Penafian: Pandangan yang dinyatakan adalah semata-mata dari pengarang dan tidak mewakili kedudukan rasmi Followme. Followme tidak bertanggungjawab ke atas ketepatan, kesempurnaan, atau kebolehpercayaan maklumat yang diberikan dan tidak bertanggungjawab untuk sebarang tindakan yang diambil berdasarkan kandungan, melainkan dinyatakan secara bertulis secara jelas.

Suka artikel ini? Tunjukkan penghargaan anda dengan menghantar tip kepada pengarang.
Balas 0
Tiada ulasan lagi. Jadilah yang pertama berkongsi pandangan anda.

  • tradingContest