Harga Minyak Naik Setelah Mencapai Level Terendah Satu Bulan, Kelebihan Pasokan Membebani

avatar
· Views 5,033
Harga Minyak Naik Setelah Mencapai Level Terendah Satu Bulan, Kelebihan Pasokan Membebani

     Harga minyak naik pada hari Rabu setelah merosot ke level terendah satu bulan pada sesi sebelumnya, meskipun kelebihan pasokan yang diperkirakan dan potensi kesepakatan damai Rusia-Ukraina membatasi kenaikan. Minyak mentah Brent berjangka naik 27 sen, atau 0,43%, menjadi $62,75 per barel pada pukul 04:12 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 24 sen, atau 0,41%, menjadi $58,19 per barel.

     Minyak mentah Brent dan WTI ditutup turun 89 sen pada hari Selasa setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan kepada para pemimpin Eropa bahwa ia siap untuk memajukan kerangka kerja yang didukung AS untuk mengakhiri perang dengan Rusia, dengan hanya beberapa poin perbedaan pendapat yang tersisa. Presiden AS Donald Trump mengatakan ia mengarahkan perwakilannya untuk bertemu secara terpisah dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pejabat Ukraina, sementara seorang pejabat Ukraina mengatakan Zelenskiy dapat mengunjungi AS dalam beberapa hari ke depan untuk menyelesaikan kesepakatan.

     Inggris, Eropa, dan AS baru-baru ini memperketat sanksi terhadap Rusia dalam kampanye tekanan yang semakin intensif, dan pembelian minyak Rusia oleh India, pembeli utamanya, diperkirakan akan mencapai level terendah dalam tiga tahun pada bulan Desember. Persediaan minyak mentah AS turun pekan lalu sementara persediaan bahan bakar meningkat, menurut sumber pasar pada hari Selasa, mengutip data American Petroleum Institute.

     Persediaan minyak mentah AS sebelumnya diperkirakan dalam jajak pendapat Reuters naik sebesar 1,86 juta barel dalam pekan yang berakhir pada 21 November. Data persediaan resmi dari Energy Information Administration akan dirilis pada hari Rabu pukul 10:30 ET (15:30 GMT). Harga minyak mentah mendapat sedikit dukungan dari ekspektasi potensi pemangkasan suku bunga Federal Reserve AS pada bulan Desember menyusul rilis data ekonomi yang menunjukkan belanja ritel yang lebih rendah dan inflasi yang lebih rendah. Suku bunga yang lebih rendah akan merangsang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan permintaan minyak.(Reuters)

Penafian: Pandangan yang dinyatakan adalah semata-mata dari pengarang dan tidak mewakili kedudukan rasmi Followme. Followme tidak bertanggungjawab ke atas ketepatan, kesempurnaan, atau kebolehpercayaan maklumat yang diberikan dan tidak bertanggungjawab untuk sebarang tindakan yang diambil berdasarkan kandungan, melainkan dinyatakan secara bertulis secara jelas.

Suka artikel ini? Tunjukkan penghargaan anda dengan menghantar tip kepada pengarang.
Balas 0

Tiada komen lama, mula komen sekarang

  • tradingContest